
News Lintas Sulawesi/Makassar ; Sejumlah massa Aksi melakukan unjuk rasa mengatasnamakan Komite Rakyat Demokratik (Komrad) di batas kota makassar Gowa, Kota Makassar, Sulawesi Selatan, Senin (23/10/2023).
Spanduk bekas yang bertuliskan boikot kota, pendidikan wajib gratis sembari menyampaikan pendapatnya menggunakan pengeras suara secara bergantian
Jenderal Lapangan Komrad Wandy Apriansyah Karim mengatakan, unjuk rasa ini sebagai prankondisi menuju hari sumpah pemuda
“Sumpah pemuda bertepatan pada 28 oktober 2023. Unras kami ini sebagai prakondisi dan akan berlangsung setiap hari,” kata wandy
Tambahnya, kami menggelar unras mulai jam 06 : 00 Wita sebagai bentuk keseriusan kami dalam melakukan unjuk rasa serta konsistennya kami dalam surat yang kami layangkan
Ketegangan sempat terjadi lantaran pihak kepolisian tak ada satupun yang mengawal aksi unjuk rasa . Kejadian itu sempat membuat kemacetan panjang dari kedua arah.
“Pendidikan merupakan hal dasar yang wajib diperhatikan oleh negara jika kita menginginkan kemajuan dan kesejahteraan. Janji kemerdekaan di bidang pendidikan yakni mencerdaskan kehidupan bangsa, tapi realitasnya 78 tahun negara merdeka semua itu tak kunjung tertunaikan,” tulis dalam isi tuntutannya.
Selain menuntut pemerintah pendidikan gratis, massa juga meminta untuk stop diskrimimasi anak jalanan.
“Setiap anak memiliki hak yang sama, begitu juga anak-anak di jalanan. Dengan itu jangan pernah mendiskriminasi anak jalanan tambahnya.
Kata wandy, kami akan tetap menggelar unras hingga pada tuntutan kami di indahkan serta dengan gelombang massa yang lebih banyak lagi, tutupnya
(Nanang Adrian/Makassar/red)
