
News Lintas Sulawesi/Potobo, Palu
YB (Yahdi Basma) bersama Warga Penyintas Korban Likiefaksi Petobo, pagi tadi, Sabtu/02-03-2024, bergotong-royong pindahkan Masjid Al Inayah Petobo dari posisi nya di sisi Jl. Soeharto ke HUNTAP Petobo.
Tradisi memindahkan bangunan (biasanya rumah panggung) ini, dikenal dalam budaya Kaili sebagai “Nakova Banua”, dalam masyarakat Bugis dikenal sebagai “Masoppo’ Bola”, dan juga dikenal luas diberbagai Nusantara.
InsyaAllah, Masjid (darurat) ini jadi tempat Ibadah Shalat Tarwih di Bulan Suci Ramadhan 1445-H bagi penyintas Petobo, 655 KK yg saat ini secara bertahap telah menerima Kunci HUNTAP dari Pemerintah.




Dalam tradisi “Nakova Banua” dan “Masoppo’ Bola,” masjid darurat ini dipindahkan ke HUNTAP sebagai simbol keberlanjutan dan kekuatan masyarakat. Peristiwa ini menjadi titik cerah bagi 655 KK penyintas yang kini, bertahap, menerima kunci HUNTAP dari Pemerintah.
Masjid tersebut akan menjadi pusat ibadah Shalat Tarwih di Bulan Suci Ramadhan 1445-H.
(INUM-CP/RED)
