
News Lintas Sulawesi/Makassar, Sulsel : Achmad, seorang pemuda dari Kota Parepare, Sulsel, menunjukkan kepedulian luar biasa dengan melakukan long march seorang diri sejauh 147 kilometer dari Kota Parepare menuju Kabupaten Gowa. Tindakan heroik ini dilakukannya sebagai upaya mengumpulkan donasi untuk membantu korban perang di Palestina, yang saat ini dilanda krisis kemanusiaan akibat tindakan kebiadaban zionis penjajah Israel.
Aksi heroik yang dilakukan ahcmad ini semata terpanggil untuk melakukan menggalang dukungan dan donasi untuk meringankan penderitaan saudara Muslim di Palestina, khususnya di wilayah Gaza yang menjadi sasaran bombardir penjajah zionis. Aksi kemanusiaan ini diharapkan dapat memberikan uluran tangan bagi mereka yang membutuhkan.
Aksi yang dilakukan oleh Achmad pemuda asal Kota Parepare dan menetap di Kabupaten Gowa Sulsel patut diacungi jempol pasalnya pemuda ini melakukan long March dengan cara berjalan kaki seorang diri dari Kota Parepare Sulsel menuju kabupaten Gowa Sulsel dengan jarak kurang lebih 147 kilometer.


Hal itu Achmad lakukan sebagai bentuk simpatik terharu melihat kasus yang terjadi di Palestina maka guna menghimpun donasi yang bakal disumbangkan dan disalurkan terhadap korban perang di Palestina.
Yang mana saat ini sedang mengalamim krisis kemanusaan, disebabkan atas kebiadaban zionis penjajah Israil yang kerap membombardir di negeri baitul Mahkdis itu. Aksi kemanusian perduli Palestina turun ke jalan yang dilakukan oleh achmad secara spesifik mengumpulkan donasi untuk disumbangkan dan disalurkan terhadap korban perang di Palestina, dimana saat ini di negara Baitilul Makdhus itu, terbilang telah cukup banyak menelan korban bahkan sudah puluhan ribu yanwa manusia yang hilang akibat kebiadaban zionis bangsa Israil.
Pergerakan kami untuk meminta sumbangan khusunya menyasar para pengguna jalan yang tengah berkenderaan di jalan jalan tersebut, orasi yang digaungkan oleh orator kami, semoga mengetuk hati dan rasa empati mereka agar rela mendonakan sedikit hartanya untuk membantu penderitaan saudara kita saat ini lagi mengalami krisis kemanusiaan yang kini amat memmprihatinkan.

Adapun tujuan kami tersebut, merupakan juga wujud dan bentuk rasa empati serta keperdulian kami melihat saudara muslim kita yang ada di negeri seribu Nabi itu, mereka sekarang ini sedang menantikan uluran tangan kita untuk mengurangi beban pepnderitaan mereka “Khususunya mereka yang berada di Gaza (Hamas) yakni anak-anak, pria dan wanita lansia sampai jompo dan tak pelak juga gedung gedung pemerintahan, rusun pemukiman warga dll bahkan rumah sakit pun tak luput jadi sasaran rudal mereka serta asap genosida yang mematikan juga sengaja mereka tebarkan untuk membunuh sasarannya, “Imbuhnya.
“Donasi yang kami kumpulkan ini, khusus didonasikan untuk mereka para korban perang yang ditindas bahkan sudah ribuan nyawa manusia yang hilang di bombardir oleh penjajah zionis di wilayah Gaza. Semoga dengan keperdulian kita membagikan sedikit hartanya terhadap mereka para korban perang itu, akan menjadi manfaat dan bagi saudara muslim kita yang ada di Palestina. “Aksi heroik long march sudah berjalan 8 hari, insha Allah hari Sabtu atau ahad finish di kabupaten gowa, ujarnya kepada Muhammad Aidil (wartawan News Lintas Sulawesi) dengan senyuman khasnya mengakhiri wawancara.
(Redaksi NLS)
