Garap Wakaf Tunai Calon Pengantin, Kemenag Kerjasama BSI dan BWI

News Lintas Sulawesi/Kemenag Sulsel

Sebagai bank syariah nasional, BSI (Bank Syariah Indonesia), menjadi salah satu bank yang paling inovatif dan inspiratif, sehingga diharapkan menjadi perbankan yang dapat membantu umat Islam dalam pemberdayaan wakaf uang, termasuk wakaf tunai calon pengantin, bersama dengan badan wakaf Indonesia (BWI) Perwakilan Sulawesi Selatan.

Demikian dikatakan Kakanwil Kemenag Sulsel, Drs H. Khaeroni, M.Si, saat memberikan sambutan pada Gatering Nazhir Wakaf Uang, dan Launching Wakaf Tunai Calon Pengantin (WTC), diselenggarakan BSI Area Makassar kerjasama Kanwil Kemenag Sulsel, dan BWI Provinsi Sulsel, di Hotel Khas, Jl. Andi Mappanyukki, Makassar, Selasa, 14 November 2023.

Kakanwil pada acara yang dibuka Pj. Gubernur Sulsel, diwakili Staf Ahli Bidang Ekonomi, Drs. Mujiono, mengatakan, selain wakaf tunai calon pengantin, ada satu juga yang harus disasar BSI, adalah wakaf bagi umat Islam yang akan melaksanakan ibadah haji dan umrah.

“Ini juga belum terkelola dan tertata dengan baik,” kata Khaeroni, pada acara yang dirangkaikan penandatanganan kerjasama antara Kemenag Sulsel, BSI, dan BWI Provinsi Sulsel tentang Wakaf Uang dan Pemanfaatan Layanan Perbankan Syariah lainnya.

Terkait wakaf uang, kakanwil menyarankan adanya pembagian tugas yang jelas dalam hal pendistribusian wakaf uang, beda dengan pendistribusian zakat, sebab masing masing memiliki cara yang berbeda, untuk itu, peran dan kapasitas BWI dalam hal ini juga sangat diperlukan.

Kesempatan itu, kakanwil meminta Kemenag kabupaten/kota melakukan percepatan pensertifikasian tanah wakaf, seperti lokasi tanah wakaf masjid, mushallah, pesantren dan pemakaman, yang belum bersertifikat, untuk segera dipercepat proses pensertifikatannya.

Pj. Gubernur Sulsel, dalam sambutannya mendukung program wakaf uang dan wakaf tunai bagi calon pengantin. Ditambahkan, kemitraan dengan BSI diharapkan untuk hadir menjadi solusi dalam proses perwakafan, dan wakaf tunai untuk calon pengantin mendorong calon fokus membangun keluarga yang harmonis, dengan kesadaran dan kepedulian dalam berwakaf.

Manager BSI Area Makassar, Agung Nugroho Dewanto mengatakan, BSI adalah perbankan yang bersifat halal (berkah), untuk kemaslahatan bagi umat, sehingga pihaknya merasa harus serius menggarap dana wakaf sebagai andalan di Sulsel. Pihaknya juga akan memberikan apresiasi bagi KUA dan BWI untuk meningkatkan wakaf tunai. “BSI tentu sangat mendukung program ini dan siap berkolabirasi dengan Kemenag dan BWI,” tandasnya.

Kabid Penaiszawa Kemenag Sulsel, H. Abdul Gaffar mengatakan, gathering nazhir wakaf uang dan launcing wakaf untuk calon pengantin, sebagai langkah awal dalam memberi semangat melahirkan pengelola wakaf/nazhir yang potensial di Sulsel dengan kemitraan yang dilakukan.

Dia mengatakan, potensi wakaf uang mencapai 118 T., untuk peningkatan kesejahteraan masyarakat. Harus dilakukan literasi wakaf uang dengan melibatkan Satgas wakaf di kabupaten/kota, yang di Sulsel jumlahnya mencapai 2.172 penyuluh non PNS, dan 506 PNS. Kegiatan ini diikuti 67 peserta secara tatap muka dari BWI, kepala KUA dan Penyelenggara Zakat dan Wakaf kota Makassar, kabupaten Gowa dan Takalar dan diikuti secara online (zoom) 24 kabupaten/kota.

Tampil membawakan materi Ketua BWI Sulsel, Dr. H. Iskandar Fellang, M.Pd., dan Islamic Organization & Socio Busines Dep Head, Ahsin Muamar, hadir para kepala kantor Kemenag kabupaten/kota se Sulsel

(Sudirman/Kemenag Sulsel/red)

(Editor : Muh Aidil)

Tinggalkan komentar