“Kembalinya Seni Teater Zibalaya Art Teater Sibalaya Sigi dengan Pementasan ‘Sisi Sintua Sirik’ pada Akhir September 2023”

News Lintas Sulawesi/Sigi

Komunitas Zibalaya Art Teater (ZAT) Sibalaya Sigi kembali gaungkan eksistensi dan kiprah mereka dalam dunia seni teater yang dulu sempat vakum, inisiasi eksplor pementasan bertemakan “Sisi Sintua Sirik” dan terencana akhir September 2023 thn ini

kembalinya Seni Teater yang di geber oleh Komunitas (Zat) Sibalaya Sigi, prospect kali ini adalah mengapgred peforma baru namun, bukan gebrakan terbaru bagi komunitas Zat, perihal efesiensi rujukan dalam seni teater itu, guna membangun imajener dan mengeksplor kempampuan berakting serta mengasa bakat pada tiap personilnya.

“Yang juga nantinya akan meroasting dan mengeksploitasi peran atau lakon yang akan dikemas dalam satu alur cerita yang apik, sehingga banyak mendapatkan apresiasi bagi para penikmat seni peran yang edentik dengan peforma cerita klasic atau engle bertemakan cerita rakyat dan juga kultur sosial, “tutur Koordinator Komunitas Zat Sibalaya itu.

Dilansir News Lintas Sulawesi pada Rabu (20/9-2023), dengan adanya inisiatif geber pementasan personil Zat comunity yang juga terasosiasi pada repersentasi dalam wadah para pentolan tokoh budayawan dilingkup kecamatan Tanambulava Sigi. Tak dipungkri pertunjukan seni teayer tersebut telah mendapatkan tempat di hati oleh para penyuka kesenian yang satu ini, sehingga banyak dinanti-nantikan oleh khalayak tertentu atau pecinta dunia Teater.

“Dipaparkan kembali oleh Moh. Afdal S.Pd yang juga selaku Kades Sibalaya Utara (Silut), kembalinya Komunitas Zat Sibalaya dalam kancah dunia seni teater, diketahui vakum atau sejak beberapa tahun yang silam, kini kiprahnya mulai bangkit dan siap menggebrak panggung hiburan di sigi, dan pementasan itu di jadwalkan pada akhir September 2023 bulan ini

“Bukan hanya itu saja, kata koordinator komunitas Zat yang juga selaku Kades Sibalaya Utara (Silut), bahkan antusiasme dan spirit para personil Zat yang telah memfreming tema etnik berdasarkan alur cerita dengan literatur mengangkat budaya kearifan lokal dengan nuansa moderen (kontenmporer) yaitu ciri kedaerahan atau etnis Kaili.

“Diketahui Komunitas Zat Sibalaya memiliki Slogan “Teater Kembali Ke Kampung ” dan ditandai bahwa kita pernah ada” hal itu merupakan wujud eksistensi Komunitas Seni Teater yang telah lama berkiprah dan pernah besar dibawa Bimbingan Sang Sutradara Teater Handal yakni, almarhum Ifan S.Khayal dan telah banyak karya-karya Hebat yang sudah dipentaskan seperti, Naskah Perahu Batang dan Diujung Kematian, “terangnya.

Lanjut Afdal, Sang Sutradara kini hanya tinggal menyisakan kenangan, Karna beliau telah pergi menuju keharbaannya menghadap Sang Ilahi rabbi.
Tentunya sepeninggal almarhum Ifan S. Khayal sang sutradara, ia juga lider bagi komunitas Zat ini

“Setelah kemudian alm tutup usia, namun jasanya telah menolorkan sprit estetika budaya dalam dunia seni teater terkhusus di Sibalaya Kec. Tanambulava, dan peran sertanya membangun seni teater ini sangat begitu banyak menyisahkan kesan dan kenangan, terutama oleh Para aktor pemain atau pesonil ZAT atas kepergian almarhum, “tandasnya.

Salah Seorang Pemain teater komunitas Zat Fadli Lakawa juga menimpali” Komunitas Zat Sibalaya Memang telah lama Fakum, dikarenakan adanya kesibukan teman-teman yg cukup padat, sehingga membuat teater kami kala itu, sempat terpisah atau bubar dan tidak dapat menyatu, “Alhamdilllah kina Komunitas Zat tersebut menyatu kembali” hingga kemudian berproses bersama dan melahirkan karya-karya baru.

“Idealnya review kembalanya oraganisasi seni itu, mrnyangkut preferensi sebuah nilai cita rasa seni yang akan disuguhkan terhadap pemirsa, harus efesiaen denga literasi bernuansa spektakuler seingga memiliki daya tarik dan dapat membius para penonton ketika menyaksiakan pertunjukannya, “jelas Fadli sapaan akrabnya.

Ia menegaskan, disaat yang sama kami juga sempat menanyakan hal itu terhadap Moh. Ikbal yang juga selaku aktor dalam pemeran teater yang berjudul ” Sisi Sintua Sirik”, terkait perihal kesiapan para personil dalam pementasan yang akan di proyesikan akhir bulan ini

“Namun hal itu menurutnya adalah soal Sutradara yang telah pergi yang pernah membesarkan Komunitas Zat, maka jawabnya, “Kami Seperti kehilangan sang Kakak dan sangat Banyak Nostalgia Indah yg telah ditinggalkannya bersama kami serta kami sangat rindu akan sosok beliau, “ucap Fadli Lakawa menimpali Ikbal.

(Nelwan-Kasman/biro Sigi/red)

(Editor ; Muh Aidil)

Tinggalkan komentar