Punya Klan kebangsawanan di Gowa dan Takalar ‘Muhammad Ramli Karaeng Tompo’ Yakin Terpilih Pada Pileg 2024

News Lintas Sulawesi/MAKASSAR , 28 Agustus 2023

Bertempat di Dapoer Sulawesi Pantai Losari Muhammad Ramli Karaeng Tompo di temui pewarta saat Ramli berdiskusi intensif dengan Ketua Bappilu Kota Makassar Muhammad Askar yang juga Caleg Provinsi SulSel 1 dari Partai Perindo , kedua Caleg ini berdiskusi tentang strategi pemenangan di Dapil masing masing, terungkap bahwa Wiraswasta asal Gowa, Muhammad Ramli Karaeng Tompo memantapkan dirinya untuk ikut serta dalam Pileg 2024 mendatang. Ia percaya diri maju di DPRD Sulsel untuk Dapil Gowa-Takalar dengan Nomor Urut 2

Ramli sejatinya tidak asing dengan dunia politik. Ia pernah memimpin Partai Penegak Demokrasi Indonesia (PPDI) Takalar. Saat itu ia mendukung pasangan calon Achmad Dg Se’re-Sukwansyah A Lomba di Pilkada Takalar 2012.

Setelahnya, ia turut membantu Caleg jika ada yang memintanya untuk mencari dukungan. Mulai dari Caleg DPR RI, Provinsi dan kabupaten/kota.

“Makanya di Pileg mendatang ini, saya merasa sudah waktunya untuk ikut berpartisipasi. Saya berpikir, kenapa bukan saya saja yang ikut bertarung, sehingga bisa lebih bermanfaat untuk masyarakat,” katanya.

Ramli memang memiliki basis di Gowa-Takalar. Makanya ia memilih Dapil Sulsel 3 sebagai wilayah perjuangannya untuk sampai ke parlemen.

Selain itu, ia juga merupakan keturunan Kerajaan Sanrobone dan Galesong makanya ia lebih akrab disapa Karaeng Tompo.

Pengurus Perindo Gowa ini nyatanya merupakan tenaga pendidik. Saat masih aktif mengajar, ia pernah menjadi guru dari sejumlah legislator muda di Makassar.

Seperti Andre Prasetyo Tanta yang merupakan anggota DPRD Sulsel, Andi Nurhaldin Nurdin Halid yang saat ini menjadi Wakil Ketua DPRD Kota Makassar. Makanya tak terlalu berlebihan, jika Muhammad Ramli disematkan sebagai pencetak legislator.

Cucu dari Haji Mahapani Karaeng Gassing ini optimis Perindo tetap bisa mendudukkan kadernya di Dapil Gowa-Takalar. Meski Anzar Zaenal Bate sudah tak lagi di Perindo, dan hengkang ke PDI Perjuangan.

“Tanpa beliau dan ada beliau, saya tidak mempermasalahkan. Saya melihat komposisi Bacaleg di Gowa-Takalar tetap bisa mengamankan satu kursi. Kami sangat optimis itu,” terangnya.

Mantan kepala sekolah ini berharap para Bacaleg Dapil Gowa-Takalar bisa maksimal bekerja. Ia sendiri sangat optimis bisa meraih minimal 10 ribu suara di Pileg mendatang.

“Kita harus sama-sama menurunkan ego, untuk bisa meraih suara yang banyak. Sama-sama bekerja agar Perindo bisa mengamankan kursi. Persoalan siapa yang duduk, itu garis tangan masing-masing,” kuncinya.

Sementara Muhammad Askar selaku ketua Bappilu Perindo Kota Makassar menilai pergerakan Muhammad Ramli akan sangat efektif bila melakukan kampanye Canvassing dari rumah ke rumah dan pendekatan kekeluargaan, karena menurut Askar , Ramli hanya mengetuk pintu rumah keluarga dan kerabatnya sudah bisa mendulang suara sebanyak mungkin , karena Ramli adalah representasi klan keturunan besar di Gowa dan Takalar , artinya bahwa memilih Karaeng Tompo atau Muhammad Ramli sebuah siri’ bagi keluarga besar kerajaan sanrobone dan Galesong tutup Askar .

(Redaksi NLS)

Tinggalkan komentar