
News Lintas Sulawesi/Makassar
Sang bocah yang masih duduk di bangku kelas lima sekolah dasar itu, diketahui bernama Dewa. Tinggal bersama orangtuanya di Jl Batua Raya 7, Kecamatan Panakkukang, Makassar. Mayatnya ditemukan di kawasan Waduk Nipa-nipa, Kecamatan Moncong Loe, Kabupaten Maros, Senin (9/1/2023).
Mayat ditemukan dalam kondisi terbungkus kantong plastik dengan kaki terikat. Mayat kini telah dibawa Tim Dokpol Biddokkes Polda Sulsel ke RS Bhayangkara.
“Iye anak saya sudah ditemukan, tapi meninggal dunia mi kasihan,”kata ayah Dewa, Karmin (32) saat dikonfirmasi wartawan media Online mengatakan “(Mayat) masih di RS Bhayangkara, mau diautopsi. Saya sementara di Polrestabes (Makassar) ini bikin laporan,” sambungnya.






Lebih lanjut Karmin menjelaskan, sang anak hilang dibawa pergi pria misterius depan salah satu minimarket di Jl Batua Raya, beberapa hari lalu. Dewa yang tak kunjung pulang ke rumah, pun membuat panik keluarga.
Hingga akhirnya pihak keluarga menyebarkan info anak hilang beserta foto Dewa. Info anak hilang itu, disertai rekaman video CCTV minimarket saat Dewa dijemput pria bermotor.
Sementara itu SITUASI TERKINI…KONDISI RUMAH SALAH SATU TERDUGA PELAKU BERINISIAL Fa YANG TELAH DIAMANKAN PIHAK KEPOLISIAN DALAM KASUS PENCULIKAN DI SERTAI PEMBUNUHAN YANG BERALAMAT DI Lr7 RT 2 RW7 KONDISI AMAN DAN TERKENDALI BERKAT KESIAGAAN APARAT KEPOLISIAN POLSEK MANGGALA. PETUGAS DARI POLSEK MANGGALA DAN DI HADIRI OLEH IBU LURAH KEL.BITOA KETUA RW 7 KETUA RT2 DAN ToMas RW7 MENGAMANKAN RUMAH TERDUGA PENCULIKAN ANAK DI BAWAH UMUR YG TKP DI BATUA RAYA PANAKKUKANG.

Walau banyak Massa dari kelurahan batua maksudnya tidak sudi keluarganya di bunuh, Bahbikatimmas mulai siaga dari jam 7 malam sampai dini jm 6/30 bahkan sampai sekarang masih bersiap2 siaga terkait penyerangan yg membabita nantinya Pelaku berhasil di amankan sekitar jm 4 ungkap bhabinkantibmas (pak arham) sempat saya wawan cara terkait penangkapan.
(Hadding Lince/Makassar/red)
