KORBAN DUGAAN PENGANIAYAAN IBU RUMAH TANGGA GELAR KONFERENSI PERS, LAKUKAN PENDAMPINGAN

News Lintas Sulawesi/Makassar

Salah satu Ibu rumah tangga dan dua orang lelaki jadi korban dugaan penganiayaan di Jalan Taeng, Bontojalling, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan. Senin malam, (18/04/22)

Dalam kasus dugaan penganiayaan tersebut korban di dampingi oleh Ormas BMI, GMBI, APKAN, dan LASKAR PALAPA untuk segera melaporkan Kepolres Gowa terkait dugaan penganiayaan yang di lakukan oleh Irfan Wijaya

Ketiga korban tersebut Riski, Udhin dan Ahma telah mendapat perlakuan yang tidak wajar di duga yang di lakukan oleh Irfan Wijaya

Ketua Brigade Muslim Indonesia (BMI) Sulkif ketika di konfirmasi mengutarakan untuk kepastian penyebab terjadinya penganiayaan ketiga korban pada waktu itu, korban mendatangi kediaman Irfan Wijaya untuk bersilaturahmi. Dan kedatangan mereka telah dikonfirmasi oleh pihak Irfan Wijaya, pada tanggal 8 April 2022, sehingga pada tanggal 9 April, mereka datang kembali dan menanyakan
hak -haknya yang harus di penuhi oleh Irfan Wijaya selaku rekan bisnisnya. 

Tetapi kedatangan pada saat itu mereka tidak di sambut baik. Padahal sebelumnya, di tanggal 8 April 2022, mereka sempat mengadakan pertemuan, dan pertemuan pada waktu itu sangat bagus,” Kata Sulkif kepada news lintassulawesi

Sementara Riski Amelia salah satu korban saat memberikan keterangan pada jumpa persnya mengatakan perihal dugaan penganiayaan yang di alaminya, Riski sangat berharap agar Irfan Wijaya segera di tangkap dan di berikan hukuman yang setimpal sesuai dengan perbuatannya,” tutupnya

(Laporan : Rosmaladewi/Makassar/red)

(Editor ; Aidil)

Tinggalkan komentar