YB Buka puasa bersama di Pondok Keluarga Nelayan Palu

MELIHAT JEJAK SALUMBOVA NAGAYA YANG TELAH LENYAP

News Lintas Sulawesi/Palu, 26-03-2024

Selepas fardhu maghrib di Masjid An Nur Kelurahan Baiya, senja itu YB, sapaan akrab Yahdi Basma, salah satu bakal calon Walikota dari Partai NasDem, sempatkan ke Pantai Baiya, suatu area yang bertahun-tahun silam, pernah menjadi titik kumpul warga Kelurahan Baiya dengan nikmati berbagai kegiatan sosial dalam semarak festival kampung Baiya, “Salumbavo Nagaya”, yg sejak bencana September, giat wisata lokal ini sudah hilang, bak hilang bersama arus balik gelombang tsunami 28 September 2018 silam. Venue ini persis di sisi utara gedung Kantor Pangkalan Bea dan Cukai, salah satu bidang kerja pemerintah yg dinaungi Kementerian Keuangan Republik Indonesia. 

Adalah Arfan, ayah beranak 3 (tiga) ini, yang saudara dan keluarga nya mayoritas bekerja sebagai nelayan, hari itu, Selasa 26 Maret 2024, menjamu YB dengan menu masakan kaili, uta kelo (sayur daun kelor berkuah santan kental) dan telebe (nasi jagung), ikan suir cakalang, perkedel jagung dan puding coklat sebagai penutup makan. 

“Alhamdulillah nikmatnya Ya Allah… Terimakasih Pak Arfan”, gumam YB setelah masuk sesuap dua suap talebe berbaur ikan suir pedas. 

Usai santap makan berat, YB dibersamai Nurdin, Papa Dewi dan Arfan, nikmati berbatang rokok dan tentunya kopi kental seduhan anaknya, Fitriani, salah satu aktivis perempuan di Palu Utara.

Setelah diskusikan berbagai topik, jelang tarawehan, YB pamit kepada keluarga bersahaja ini, lanjutkan sanjayo di sejumlah titik lainnya di Palu Utara sebelum lelah dan balik kanan ke Palu Selatan. 

(CR-98-aldy). 

Tinggalkan komentar