
News Lintas Sulawesi/Makassar; Suasana kehangatan ramadhan dirasakan oleh anak-anak yatim dari Panti Asuhan dalam acara buka puasa bersama yang diselenggarakan oleh Direktorat Lalu Lintas Polda sulsel. Acara tersebut berlangsung di loby dit lantas polda sulsel jumat (22/03/24).
Acara buka puasa bersama ini, di hadiri langsung oleng Dir Lantas Polda sulsel
Kombes Pol. I Made Agus Prasatya, S.I.K,. M. Hum. Bersama wadir lantas Akbp Satya Widhy Widharyadi, S.I.K., M.K.P dan beberapa Pejabat Utama Polda sulsel serta kurang lebih 30 anak yatim.

Dalam sambutannya, Dir Lantas menyampaikan bahwa berbuka puasa adalah lebih dari sekedar membatalkan puasa dengan makan dan minum. Iya mengajak semua hadirin untuk berdoa, karena di waktu ramadhan ini, doa-doa kita akan diijabah oleh Allah, terutama saat kita berbuka seperti saat ini.
“Semoga acara ini menjadi berkah dan membawa manfaat bagi anak-anak ini untuk terus mengamalkan ibadah di bulan puasa ini,” ujar Dir Lantas.
Menurutnya, selain berpuasa, bulan Ramadan juga merupakan momen untuk berbagi dengan sesama, khususnya kepada mereka yang kurang beruntung. Dir Lantas menegaskan bahwa bulan Ramadan mengajarkan kita untuk saling mengasihi dan mencintai sesama, bukan hanya menahan lapar tetapi juga berbagi.

Dalam acara tersebut, beliau juga memberi arahan kepada anggota yang akan pindah tugas dan jabatan baru, beliau juga memberikan piagam bagi anggota yang berprestasi, dan di lanjut mendengarkan kultum dari Ustadz dan membagikan sedekah berupa bingkisan kepada anak yatim.
“Kami juga memohon doa kepada anak-anak agar keamanan dan ketertiban masyarakat senantiasa terjaga, serta agar para seluruh anggota Polda sulsel diberi kesehatan dan kelancaran dalam menjalankan tugas-tugas mereka,” tutur Kombes Pol. I made agus prasatya.
Acara buka puasa bersama ini merupakan salah satu wujud kepedulian dan kebersamaan Direktorat Lalu Lintas Polda sulsel dalam menjalin hubungan yang baik dengan masyarakat, serta memberikan dukungan moral dan kebahagiaan kepada anak-anak yatim yang membutuhkan.
(Darmin Dg Lau/Humas/red)
