
News Lintas Sulawesi/Jakarta ; Perdebatan dimulai saat sesi saling tanya antar capres. Hal ini berawal saat Anies bertanya kepada Prabowo soal posisi etika dalam kepemimpinan nasional. Merasa diserang soal pertanyakan etik, Prabowo menyerang balik dengan menyebut Anies tak pantas bicara etik karena menurutnya Anies tak memberi contoh yang baik soal etik.
Saya merasa Anda itu menyesatkan. Saya boleh berpendapat kan. Saya menilai Anda tidak berhak bicara soal etik. Karena Anda memberi contoh yang tidak baik soal etik,” kata Prabowo kepada Anies.
Debat ini bermula saat calon presiden (capres) nomor urut 1 Anies Baswedan menanyakan standar etika seorang presiden dengan kemampuan menjaga keamanan negara. Anies menganggap, semakin tinggi seorang pemimpin semestinya tak banyak memikirkan soal teknis tapi bergerak berdasarkan nilai yang diyakini.
Semakin tinggi jenjang kepemimpinan, semakin luas cakupannya, semakin kompleks organisasinya, maka pemimpin makin mengandalkan pada nilai, bukan lagi teknis-teknis,” ujar Anies.
Ia menyebutkan, pemimpin yang bergerak dengan berpedoman pada nilai bakal memberikan komando yang sederhana dan mudah dipahami.
Saya merasa Anda itu menyesatkan. Itu saya saya boleh berpendapat. Saya menilai Anda tidak berhak bicara soal etik. Karena Anda memberi contoh yang tidak baik soal etik,” tegas Prabowo menutup pernyataannya. (*)
Redaksi NLS
