“Kontroversi Proyek Jalan Desa Sibedi Marawola: Tudingan Ketidaktransparan, Kecaman Terhadap Kepala Desa dan Potensi Pengaruh Politik”

News Lintas Sulawesi Sigi : Proyek peningkatan jalan lingkungan Desa dengan panjang volume 250 meter itu, disinyalir terasosiasi dari sumber dana aspirasi partai, dimana selaku inisiatornya adalah representasi Partai Nasdem Sigi, proyek pembangunan jalan itu terletak di susun 3 Desa Sibedi Kec. Marawola Sigi itu, kini tuai kecaman keras tokoh masyarakat desa setempat

Pasalnya Kades Desa Sibedi Marawola tersebut, diduga tidak konsisten dan tidak transparan terkait soal anggaran dana aspirasi dari partai Nadem, yang mana diketahui dana aspirasi partai tersebut bakal peruntukan proyek pembangunan jalan di desa itu, begitu juga setelah kurang lebih 2 pekan dilakukannya sertukil, hingga kini belum juga dilakukan pemadatan dengan alat berat berupa Wales Stump atau Vibro roller (Stump)

Proyek jalan lingkungan Desa itu, juga nantinya akan diadakan pengaspalan, setelah diamapar dengan timbunan galian c (sertukil) lalu kemudian di lapen namun sayangnya, hingga hari ini penimbunan sertukit itu belum juga ditindis dengan wales atau dilakukan pemadatan dengan alat berat berupa vibro roller

Celakanya, diketahui Kepala Desa Sibedi Marawola dan salah seorang dari representasi parpol Nasdem Sigi terkait indikasi perihal transparsi anggaran proyek jalan lingkungan tersebut, malah menimbulkan polemik dilingkup warga Desa setempat, terlebih lagi dikalangan para tokoh masyarakat di Desa itu, bahwa aspirasi mereka merasa tak pernah ditindak lanjuti, tak dihargai, bahkan sama sekali tak diindahkan oleh Kadesnya, menurut tokoh masyarakat desa itu, sosok kdesnya pun dikenal arogan dan ego

Dilansir News Lintas Sulawesi Selasa (21/11-2023) terkait hal itu salah seorang tokoh masyarakat desa Sibedi Marawola yakni, Amran yang juga pensiunan ASN Polisi Pamong Praja Kota Palu, dipaparkannya, bahwa sejak diadakannya ihwal inisiasi pertemuan dengan beberapa andil perwakilan dari anggouta Parpol Nasdem Sigi bersama Kades Sibesi tatkala saat itu melakukan serangkaian rapat koordinasi di Kantor Desa Sibedi tepatnya di bulan September yang lalu

Diketahui rakor Desa kala itu dihadiri oleh para tokoh masyarakat, aparatur Desa serta dihadiri juga oleh salah seorang pengembang yang kini lagi mengelolah ruang publik terbuka hijau yaitu, Taman Wisata Bukit Asam (Twibas) di Desa Sibedi yakni, PT. Neo Taman Bukit Asam, “tutur Imran.

Imran mempertanyakan, kenapa Kades tidak mau terbuka dengan masyarakat dan juga sebagian aparat desanya terkait soal anggaran proyek jalan lingkingan itu, begitu juga terhadap kami selaku tokoh masyarakat desa, parahnya lagi, bahkan sampai hari ini papan proyeknyapun tak juga juga dipasang di lokasi pembangunan jalan tersebut.

Ujar Imran menimpali, ada apa dibalik semua ini ?, akankah anatara orang dari Parpol Nasdem itu dan Kades, juga kontraktor yang menggarap proyek jalan lingkungan itu, punya tujuan lain atau mungkinkah mereka main mata kong kaling kong dibalik pembangunan jalan Desa yang panjang volomenya hanya 250 meter itu, ia mengakui tentu ada indikasi lain dibalik semua ini, “ungkapnya

Lanjut tokoh masyarakat yang kerap disapa om Jamu itu, adanya proyek jalan lingkungan yang terdapat di Dusun 3 Desa Sibedi tersebut, idealnya proyek yang di inisiasi oleh partai Nasdem itu disinyalir sumber anggarannya berasal dari dana Aspirasi Patrtai

“Bahkan menurutnya penetapan proyek peningkatan jalan lingkungan yang dipatok di dusun 3 Sibedi tersebut, hal itu adalah akal-akalan dari pemerintah Desa dalam hal ini adalah Kades Rahmat Saleh, yang jadi pokok maslah adalah pembangunan jalan yang nantinya akan diaspal itu

“Kata dia, merupakan akses jalan yang sering dilalui aktifitas mobil Truck pengangkut timbunan galian C yang juga limbah buangan dari salah seorang pengembang pemilik PT. Neo Bukit Asam (MBA) yang berjarak kurang lebih 3 km dari arah jalan poros Palu – Bangga

Imran juga mengaskan, tatkala dilakukannya koordinasi bersama aparatur desa dan BPD dll terkait penetapan proyek di dusun 3 itu, pihak Parpol Nasdem Sigi sempat menghimbau, bahwa merurut salah seorang dari tim mereka

“Bahwa, nantinya setelah jalan itu selesai diapaspal, maka jalan tersebut tidak boleh dilewati oleh aktifitas mobil truck pengangkut material galian C dari area perusahaan tersebut.

Indikasinya sudah jelas mengarah pada pelemahan terhadap para pengembang atau perusahaan PT. NBA dan perusahaan property BTN 1000 yang harap oleh PT. Agung Mulia Jaya (AMJ) Residance yang juga masih berada dilokasi yang sama, dan kedua pengbang besar itupun masih bertetangg, “tegasnya.

Saya selaku warga biasa yang juga selaku tokoh masyarakat Desa Sibedi, justru merasa bangga dengan adanya para investor yang mau membangun dan memajukan Desa ini, apa lagi mereka telah banyak memberikan contribusi terhadap kemajuan Desa ini

“Namun anehnya, justru malah pemerintah desanya tidak konek dengan para pengbang itu, ada hal apa ini, “tandasnya.

(Nelwan-Kasman/Sigi/red)

Tinggalkan komentar