Setia Kawan, Maulana Genda ST. Besuk Istri Sesama Pengurus HCCM

Maulana Genda.ST ( Tidak Pakai Songkok ) ujung kiri. Ketua HCCM. Berhadapan dengan Tokoh Baroko kabupaten Enrekang Drs.Barunda ( Pakai Songkok Haji ) ditengah. Membesuk Pasien Yuni ( Istri pengurus HCCM). Sedang terbaring pakai selimut merah. Pasca Operasi di RS.Haji.Prov.Sulsel. Kamar-201. Az-zahra (foto-red)

News Lintas Sulawesi/Makassar :
Sejatinya dalam berorganisasi itu, kepemimpinan yang sukses adalah kepemimpinan yang selalu saja menyertakan empati, nurani dan hati. Hanya dengan empati, nurani yang baik. Seseorang pemimpin akan selalu merasa bahwa orang-orang yang dipimpinnya itu adalah penting.

Seorang pemimpin juga tidak akan berhasil tanpa kehadiran secara holistik orang-orang yang dipimpinya, oleh karena itu seorang pemimpin selalu punya kecerdasan untuk mampu melihat keadaan, punya hati dan punya perasaan, punya kemampuan yang bergerak dari hati nuraninya yang tulus. Selain itu dia juga harus menjadi pioner, keteladanan terhadap yang dipimpinnya itu dan juga ditengah-tengah kehidupan Masyarakat. Karena pemimpin akan selalu menjadi contoh yang penting di ikuti oleh bawahannya.

Istri dari salah satu pengurus organisasi club catur Hikma Makassar berada dirumah sakit, dengan rasa setia kawan, Maulana Genda.ST. Ketua Hikma Club Catur Makassar ( HCCM ) datang menjenguk mendahului dari rekan-rekan temannya seorganisasi club catur.
Datang lebih awal membesuk di Rumah Sakit Haji.Provinsi Sulsel. Yang sebelumnya di awali menghadiri acara pesta perkawinan terlebih dahulu dari sekian hari telah direncanakan untuk datang membesuk.” Kata. Maulana.

Ibu Yuniati pasien istri teman pengurus HCCM, menderita penyakit Multiple Mioma merupakan Tumor Jinak dan bisa jadi ganas berujung ke Kanker. Sehingga tidak ada jalan lain kucuali harus diangkat bersama dengan Rahimnya lewat Operasi dari hasil pemeriksaan dokter yang menanganinya itu.” Tuturnya.

Ucapan terima kasihpun di sampaikan kepada Kepada Pak.Maulana meluangkan waktunya untuk datang membesuknya.” Ucapnya.

(Mustabir-Red Indo/Makassar/red)

(Editor ; Muhammad Aidil)

Tinggalkan komentar