“Kebakaran di Tanrutedong Sidrap: Upaya Warga dan Petugas Damkar Memadamkan Api, Kerugian Material yang Signifikan, dan Tidak Ada Korban Jiwa”

News Lintas Sulawesi/Tanrutedong, Sidrap

Kebakaran melanda 2 rumah warga di Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap), Sulawesi Selatan (Sulsel). Kebakaran diduga akibat korsleting listrik.”Itu kebakaran rumah warga dalam keadaan kosong (ditinggal pemilik),” kata Kapolsek Dua Pitue Iptu Bachri, Rabu (20/9/2023). Kebakaran terjadi di Jalan Dongi, Kelurahan Tanru Tedong, Kecamatan Dua Pitue, Sidrap pada Rabu (20/9) sekitar pukul 11.20 Wita.

Awalnya warga melihat adanya percikan api di rumah warga bernama Hj. Baya. “Salah satu warga melihat percikan api di rumah Hj. Baya dan langsung meminta pertolongan warga sekitar,” bebernya. Besarnya kobaran api disertai dengan angin yang bertiup kencang membuat warga kesulitan memadamkan api. Api pun ikut menjalar ke rumah di sampingnya.”Warga tak mampu memadamkan api dan tidak lama kemudian dengan cepat menjalar ke rumah Hj Karma,” jelasnya. Sementara Petugas Damkar tiba sekitar pukul 11.25 Wita di lokasi kebakaran.

Total ada 4 mobil damkar dikerahkan untuk memadamkan api.”Ada 4 mobil Damkar tiba di lokasi, 1 unit mobil Damkar dari Tanru Tedong (Sidrap) dan dibantu 3 mobil Damkar dari Anabanua (Wajo),” jelasnya. Petugas Damkar berhasil memadamkan api setelah kurang lebih 30 menit. Namun kondisi dua rumah sudah nyaris rata dengan tanah.”Kebakaran terjadi karena diduga karena arus pendek listrik. Dan alhamdulillah tak ada korban jiwa akibat kebakaran,” ujarnya.

Pada kejadian kebakaran tersebut, warga sekitar berusaha membantu memadamkan api dengan alat seadanya, tetapi besarnya kobaran api membuat upaya mereka kurang berhasil. Mereka juga berkoordinasi dengan petugas Damkar yang tiba di lokasi dengan cepat.

Selain itu, kejadian kebakaran ini menyebabkan kerugian material yang cukup besar, dengan dua rumah yang nyaris rata dengan tanah. Pemilik rumah, Hj. Baya dan Hj. Karma, mengalami kerugian yang signifikan akibat peristiwa ini.

Pihak berwenang, termasuk pihak kepolisian, kemungkinan akan melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan penyebab pasti dari korsleting listrik yang diduga menjadi penyebab kebakaran ini. Mereka juga dapat memberikan peringatan kepada warga mengenai pencegahan kebakaran dan pentingnya perawatan instalasi listrik yang baik.

Terlebih penting lagi, tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini, dan ini merupakan berita positif dalam situasi yang sulit ini. Masyarakat di sekitar area kebakaran dapat memberikan dukungan moral dan bantuan kepada pemilik rumah yang terkena dampak untuk membantu mereka memulihkan kehidupan mereka setelah peristiwa tragis ini.

(H Jusman/biro-tanrutedong/red)

User

Tinggalkan komentar