Tolak Upaya Eksekusi, PN Makassar Digruduk Pendemo

News Lintas Sulawesi/Makassar

Puluhan pemuda dan mahasiswa lakukan unjuk rasa di depan pengadilan tinggi makassar dan pengadilan negeri makassar. 04/09/23

Spanduk yang dibentangkan massa aksi bertuliskan kami ahli waris go salim antonius menolak eksekusi sebagian hotel angin mammiri

Yayat selaku jenderal lapangan aliansi sampaikan terkait sejumlah tuntutannya menggunakan pengeras suara.

“Bila PN Makassar Mengabulkan Eksekusi sebagian hotel angin mammiri yang dari awalnya adalah barang lelang BRI yang kami anggap cacat, maka kami akan melakukan perlawanan hukum dan perlawanan dalam bentuk lainnya.” Tegas yayat

Lanjutnya, a.n go salim antonius selaku kreditur BRI yang tidak cacat dalam pembayaran meninggal tahun 2020. Namun pihak BRI terus menerus melayangkan surat kepada alm hingga tahun 18 mei 2022 dan dianggap wanprestasi.

Tambah yayat, apa logis surat pemberitahuan lelang di tujukan kepa orang meninggal. Saya duga ini sangat di sengaja agar dapat di lelang hingga eksekusi.

Orasi dilakukan secara bergantian oleh peserta aksi dan menyerukan dengan singkat tolak eksekusi dan bila upaya tersebut tetap di laksanakan maka PN Makassar menjadi sasaran demonstrasi.

Kata yayat, dari awal ini yang di lelang secara sepihak oleh BRI sudah bermasalah. Maka itulah alasan kami untuk melakukan unjuk rasa sebagai bentuk perlawanan kami.

Kami akan menurunkan massa yang lebih banyak lagi pada aksi kedua nantinya apabila tuntutan kami tidak di indahkan oleh pihak tertuju. Tutup yayat

(Nanang Adrian/Makassar/red)

Tinggalkan komentar