
News Lintas Sulawesi/Wentira, Palu
Terjadi Kecelakaan Terjung Kejurang sebuah Mobil Touna Penumpang Dari arah Tawaeli Palu Ke Ampana. Belum diketahui jumlah penumpang, dan jiwanya selamat atau tidak. Peristiwa Terjun kejurang mobil tersebut diperkirakan pukul 17.00 wita, saat pembukaan buka tutup jalan dikebun kopi Sulteng. Peristiwa kecelakaan tersebut, adanya korban jiwa dari pedagang kaki lima disekitarnya belum diketahui selamat atau tidak, dengan terbawa mobil masuk ke jurang.
Peristiwa terjadi pada Kilometer 13 dari Arah Parigi Mautong. Sangat disayangkan mendengar tentang kecelakaan tersebut. Berharap semua korban dalam keadaan selamat.


Pagi kemarin, sebuah kecelakaan tragis terjadi di wilayah Wentira yang mengguncang hati masyarakat. Mobil Touna, yang mengangkut penumpang dari Palu menuju Ampana, terjung ke jurang di kebun kopi. Meskipun masih belum diketahui secara pasti jumlah penumpang yang ada dalam mobil tersebut, kini masyarakat menantikan kabar tentang keadaan mereka dan apakah mereka selamat dari insiden mengerikan ini.
Peristiwa tragis ini terjadi sekitar pukul 17.00 WITA, saat sedang dilakukan pembukaan buka-tutup jalan di kebun kopi wilayah Sulawesi Tengah. Belum ada informasi yang pasti mengenai kondisi penumpang di dalam mobil, membuat kerabat dan keluarga yang menunggu di Ampana maupun Palu semakin cemas.
Salah satu aspek yang mengundang keprihatinan adalah adanya korban jiwa di antara para pedagang kaki lima yang berada di sekitar lokasi kejadian. Saat ini, belum ada informasi resmi mengenai nasib mereka, apakah mereka selamat atau tidak, karena mobil terjung ke dalam jurang dengan kecepatan yang cukup tinggi.

Peristiwa tragis ini menimpa pada Jalan Raya Parigi Mautong, tepatnya di Kilometer 13 dari arah Parigi Mautong. Kapolda Sulteng memberikan laporan mengenai insiden ini, menunjukkan keterlibatan dan keprihatinan pihak berwenang atas kejadian ini. Kami akan terus memperbarui berita ini seiring munculnya informasi lebih lanjut mengenai peristiwa ini. Saat ini, kita bersama-sama berdoa agar semua korban dalam keadaan selamat dan peristiwa seperti ini tidak terulang di masa mendatang.
(Kasman Marlboro/Kabiro-sigi/red)
