
News Lintas Sulawesi/Malili
Penguatan literasi zakat dan wakaf diselenggarakan kantor Kemenag Luwu Timur (Lutim), Senin, 14/4/23. Kegiatan ini dilaksanakan bekerjasama dengan Baznas Lutim, di aula Kemenag Lutim.
Kepala kantor Kemenag Lutim, H. Muhammad Yunus, mengatakan, literasi zakat dan wakaf adalah merupakan kepercayaan terhadap kekuatan dalam melakukan edukasi, terhadap pentingnya zakat infaq dan sadaqah, dan menumbuhkan kepercayaan dan keyakinan masyarakat dalam berzakat.


Kegiatan literasi zakat dan wakaf yang mengambil tema Optimalisasi Zakat dan Wakaf dalam Mewujudkan Kesehahteraan Umat, lanjut Muhammad Yunus, menjadi hal penting terutama bagi pengelola zakat seperti Baznas dan Laz, dengan melibatkan para penyuluh agama Islam, sebagai garda terdepan di lapangan.
Kepala Bidang Penaiszawa Kanwil Kemenag Sulsel, H. Abdul Gaffar yang menyampaikan materi secara daring (zoom), kembali mengingatkan, pemberdayaan zakat dan wakaf melalui pengelolaan yang sebaik baiknya, menjadi kegiatan yang strategis dalam mewujudkan kesejahteraan umat, sehingga perlu kolaborasi yang baik di dalamnya, dan saling menguatkan untuk mendorong peningkatan kesejahteraan umat
“Baznas harus menjalin sinergitas dengan Pemda, para penyuluh agama Islam, Laz, UPZ dan stakeholder lainnya, yang terlibat dalam wewujudkan program dan tugas bersama sebaik baiknya,” jelas Kabid Penaiszawa.
Ketua Tim Zakat dan Wakaf Kanwil Kemenag Sulsel, Bakri, mengatakan, senada dengan kakan Kemenag Lutim, maka perlu ditumbuhkan minat berzakat masyarakat melalui sadar zakat dengan regulasi UU No. 23 Tahun 2011 tentang Pengelolaan Zakat.
Bakri menyebut, potensi zakat di Lutim dua tahun terakhir cukup membanggakan. “Dana zakat ini untuk mewujudkan kesejahteraan umat”, katanya.
Sementara terkait potensi wakaf di Lutim, ketua Tim menyebut, ada sedikitnya 200 lokasi tanah wakaf yang potensial disertifikatkan. “Kami meminta KUA sebagai PPAIW berkoordinasi dengan Pemda dan BPN dalam menyelesaikan persoalan percepatan pensertifikasian tanah wakaf,” tandasnya.

Ketua Baznas Lutim H. Hamka Ilyas menyampaikan, kolaborasi Baznas, Pemda, dan Kemenag terus dilakukan dalam rangka pengumpulan, dan pendustribusian zakat di Lutim.
“Telah dibentuk UPZ di berbagai lokasi dan melibatkan peran penyuluh agama Islam Kemenag Lutim, dalam kampanye sadar zakat,” tadasnya.
Hadir pada kegiatan ini Kasi Haji Kemenag Lutim, Ahwan, Penyelenggara Zakat dan Wakaf Kemenag Lutim, Syahruni, para kepala KUA dan penyuluh agama Islam sebagai peserta sebanyak 22 orang.
(Sudirman/Kemenag Sulsel/red)
