
News Lintas Sulawesi/Kemenag Sulsel
Kepala Kanwil Kemenag Sulsel, H. Khaeroni membuka dan memberi sambutan pada lomba penyuluh agama Islam (PAI) Award 2023 tingkat provinsi Sulsel, di Aula Kanwil, Jln. Nuri 53 Makassar.
Kegiatan yang melombakan tujuh kategori, diikuti sedikitnya 83 orang peserta, turut hadir Kabid Penaiszawa, H. Abdul Gaffar, para kepala Kemenag kab/kota se Sulsel, dan para kasi Bimas Islam Kemenag se Sulsel.
Khaeroni mengatakan, tugas berat yang diemban penyuluh perlu diapresiasi dengan memberikan penghargaan, dapat menggugah dan menginspirasi para penyuluh.


“Penyuluh agama Islam menjalankan empat fungsinya, yaitu informatif-edukatif, konsultatif, advokatif, dan administratif,” jelas kakanwil.
Penghargaan PAI Award, lanjutnya, bertujuan mendorong peningkatan kapasitas dan tanggung jawab penyuluh, memberi penghargaan atas capaian penyuluh dan manfaat dari kiprahnya bagi masyarakat, menginpirasi pihak pihak lain untuk ikut memberikan kebaikan dan manfaat untuk masyarakat luas.
Sasaran kegiatan ini, kata kakanwil, adalah Ditjen Bimas Islam, Kanwil Kemenag Provinsi, Kantor Kemenag Kab/Kota, penyuluh agama Islam fungsional dan non PNS.
Kabid Penaiszawa mengatakan, tujuh kategori penghargaan terdiri peningkatan literasi Alquran, pendampingan kelompok rentan, kesehatan masyarakat, pemberdayaan ekonomi umat, penegakan hukum, pelestarian lingkungan dan metode penyuluhan baru.

Lomba PAI Award melibatkan tim penilai independen yang memiliki tugas dan kewenangan untuk menilai dan menetapkan penerima anugerah penyuluh agama Islam.
Peserta tingkat provinsi adalah penyuluh agama Islam terbaik utusan kantor kemenag kab/kota yang ditetapkan dengan SK kepala kantor.
Juara dari lomba tingkat provinsi ini, dipersiapkan untuk ikut lomba PAI Award Nasional yang dijadwalkan 7-9 Agustus 2023 di Jakarta.
(Sudirman/Kemenag Sulsel/red)
(Editor ; Muh Aidil)
