BRIGJEND.POL.dr.FARID AMANSYAH, Sp.PD,FINASIM, RAIH GELAR DOKTOR DALAM BIDANG ILMU KEDOKTERAN

News Lintas Sulawesi/Makassar

Bertempat di Auditorium Prof.A.Amiruddin Universitas Hasanuddin (UNHAS) Makassar, hari ini senin, (09/01/2023), Brigjend.Pol.dr.Farid Amansyah, Sp.PD,Finasim berhasil meraih gelar Doktor dengan Predikat Sangat Memuaskan dalam bidang ilmu kedokteran dengan IPK 4,0

Di hadapan Prof.dr.Agung Putra, M.Si,Med. sebagai penguji ekternal, Prof.dr.Muh.Nasrun Massi,Ph.D,Sp.MK, Dr.Agussalim Bukhari,M.Med,Ph.D,Sp.GK(K), dr.Marhaen Hardjo, Ph.D,M.Biomed, Dr.dr.A.M.Luthfi Parewangi,Sp.PD-KGEH, Dr.dr.Ilhamjaya Patellongi, M.Kes,selaku tim penguji serta Prof.dr.Budu, Ph.D,Sp.M(K),M.Med.ED sebagai promotor, Prof.Dr.drg.Muh.Harun Achmad, M.Kes, Sp.HKA(K) sebagai co promotor 1 dan Dr.dr.Nu’man AS Daud, Sp.PD-KGEH,FINASIM sebagai co promotor 2, Brigjend.Pol.dr.Farid Amansyah, Sp.PD,Finasim berhasil mempertahankan Disertasinya dengan judul ” PERAN SECRETON MESENCHYMAL STEM CELL HYPOXIA DALAM MEMPERBAIKI FIBROSIS HATI” dengan Studi Eksperimen Analisis terhadap IL-13, IL-4, IL-10, TGF-beta, dan SMA-sel stella pada Animal Model Fibrosis Hati yang di Induksi CCL4.

Dalam penelitian Brigjend.Pol.dr.Farid Amansyah, Sp.PD,Finasim, menemukan bahwa terdapat penurunan yang signifikan dari persentase area densitas kolagen pada kelompok SH-MSC, dan menyimpulkan bahwa pemberian SH-MSC pada jaringan hati yang mengalami proses fibrosis hati akan memperbaiki jaringan hati dimana pemberian SH-MSCs meningkatkan produksi -10 yang biasanya menurun produksinya pada sel hati yang mengalami fibrosis dan akan meningkatkan IL-4 dan IL-13 serta menurunkan TGF-beta,alfa-SMA dan densitas kolagen.

Lebih lanjut Brigjend.Pol.dr.Farid Amansyah, Sp.PD,Finasim menjelaskan bahwa pemberian SH-MSCs akan memperbaikin kondisi homeostasis berbagai sitokin sehingga proses inflamasi berkurang yang mendasari proses fibrosis hati sehingga proses fibrosis hati dengan sendirinya akan menurun.
Dalam penelitian ini juga membuktikan bahwa SH-MSCs lebih baik dari SN-MSCs dalam memperbaiki fibrosis hati.

Selanjutnya akan di lakukan penelitian seperti kajian terhadap biomakrker fibrosis lainnya yaitu trombopoietin, angiotensin, fibronectin, PDGF,VEGF dan berbagai jalur RAAS, juga penelitian terhadap subjek manusia secara klinis terutama dengan pemeriksaan hispatologi derajat fibrosis menggunakan FIB-4 index serta penelitian tentang SH-MSC dengan variasi waktu dan dosis serta membandingkannya dengan terapi obat standar fibrosis hati.

Untuk di ketahui Brigjend.Pol.Dr. dr.Farid Amansyah, Sp.PD,Finasim merupakan dokter pertama asal Sulsel yang berpangkat Satu Bintang dan  saat ini menjabat sebagai Direktur Pascarehabilitasi Deputi Bidang Rehabilitasi Badan Narkotika Nasional BNN sejak 26 Juli 2022 hingga sekarang.

(NiarCandra/Makassar/red)

(Editor ; Aidil)

Tinggalkan komentar