Sekretaris Asprov Sulawesi Utara, tutup Kursus Pelatih Sepak Bola Lisensi C Diploma PSSI di Manado

News Lintas Sulawesi/manado,5/3/202

Kursus lisensi c diploma pssi yang dilaksanakan oleh Asprov PSSI Sulawesi utara dimanado dari tanggal 20/2/2022 sampai 5 /3/2022 yang di ikuti oleh 26 orang peserta resmi ditutup oleh sekretaris Asprov sulawesi utara.


Kegiatan yang berlangsung selama dua pekan ini dikuti oleh beberapa mantan pemain klub besar di Indonesia seperti mantan pemain Persma Manado, persija Jakarta mantan pemain persiba balik papan.
Yang paling menarik perhatian pada kursus kali ini adalah ketua APPSI Sulawesi utara juga menjadi salah satu peserta kursus dan beliau juga sebagai salah satu pejabat di lingkup pemda minahasa Selatan.

Asprov Sulut sebagai pelaksana kegiatan kursus ini merasa sangat bersyukur dan merasa bangga, karena mampu melaksanakan kursus lisensi C diploma PSSI dimanado Sulawesi utara yang pertama kalinya.
Di provinsi Sulawesi utara sebelumnya hanya memiliki sekitar 5-6 orang yang berlisensi c diploma PSSI/AFC, sehungga dengan terlaksananya kegiatan ini secara umum sudah terdaftar 26 orang yang berlisensi baru sehingga secara total sudah 32 orang berlisensi c diploma PSSI/AFC.


Menurut Sekretaris Asprov PSSI Sulawesi Utara Archie Kalonio, mengatakan dengan adanya kursus ini maka kebutuhan pelatih yang berlisensi di Sulawesi utara masih kurang sesuai regulasi PSSI pusat, mengingat jumlah peserta liga 3 di rayon sulut 29 klub yang terdaftar di tambah lagi untuk suratin u-13, u-15 dan u-17 dimana pelatih yang dibutuhkan adalah lisensi c diploma PSSI/ AFC yang menjadi prasyarat untuk pelatih. Serta untuk klub internal dan SSB harus berlisensi C dan minimal D diploma PSSI.


Untuk menambah kekurangan pelatih tersebut Asprov Sulawesi utara harus mengadakan minimal 4 -5 angkatan pelatihan sesuai regulasi kompetisi PSSI. Dalam menjalankan regulasi tersebut semua kategori yang harus dijalankan dengan memakai pelatih berlisensi C diploma PSSI atau C AFC.


Hendra Pandaynuhu selaku ketua APPSI Sulawesi utara yang juga sebagai peserta kursus mengatakan bahwa lebih banyak pelatih yang berlisensi maka akan lebih baik lagi karena syarat menjadi pelatih suatu klub atau SSB harus memiliki lisensi, karena legalitas seorang pelatih tentunya memiliki ilmu kepelatihan, wawasan permainan serta metode melatih yang terbaik dan terbaru.


Kursus lisensi c diploma PSSI yang dilaksanakan oleh  Asprov PSSI Sulawesi utara dimanado, ikuti oleh 26 orang peserta
Untuk meningkatkan kualitas pemain mulai dari usia dini hingga dewasa, maka yang jadi ujung tombak adalah kualitas suatu pelatih perlu dibenahi.
Peran seorang Marwal iskandar sangat penting sebagai instruktur nasional dalam meningkatkan persepakbolaan di Indonesia pada umumnya. Marwal iskandar menyatakan bahwa dengan lahirnya 26 orang pelatih berlisensi c diploma PSSI sangat membantu peningkatan kualitas pemain di Sulawesi utara dari semua kategori usia untuk melahirkan bibit-bibit/pemain handal nantinya.


Pada penutupan kursus lisesnsi C diploma PSSI ditandai dengan Pemberian Piagam penghargaan oleh sekretaris Asprov PSSI  Sulut kepada peserta kursus dan turut memberikan piagam penghargaan / attandate adalah ketua APSSI sulut Hendra Pandaynuhu.

(Kaharuddin/Biro-Ampana/red)

(Editor ; Muh Aidil)

Tinggalkan komentar