Warga Kota Palu Tuntut Tanggung Jawab PT Wika, pasalnya PJUTS Tidak Menyala

News Lintas Sulawesi/Palu, Sulteng

Koordinator Forum Warga Kota Palu, Muslimun mempertanyakan tanggung jawab PT Wika terkait proyek Penerangan Jalan Umum Tenaga Surya (PJUTS) yang dikerjakannya di Sulawesi Tengah, khususnya Kota Palu. Karena pasca pemasangannya Desember 2021, hingga kini PJUTS di wilayah Kota Palu tak bisa menyala alias padam.

“Ini merupakan program pemerintah pusat melalui Kementerian ESDM Tahun Anggaran 2021 yang dilaksanakan di Sulawesi Tengah, meliputi Kota Palu, Kabupaten Doggala, dan Kabupaten Morowali oleh kontraktor pelaksana PT.WIKA. dan proyek ini telah selesai dikerjakan PT Wika selesai dilaksanakan pada Desember 2021. Tetapi pascapemasangan PJUTS tersebut khususnya di wilayah Kota Palu, ternyata tidak bisa warga menikmati hasilnya mendapatkan lampu penerangan, karena fakta di lapangan, banyak unit PJUTS terpasang tetapi tidak menyala,” kata Muslimun dikutip dari Media Metrosulawesi, Kamis, 10 Februari 2022.

Kata dia, banyak warga yang keberatan atau keluhan atas PJUTS tersebut, di antaranya di Kelurahan Siranindi, Kelurahan Donggala Kodi, Kelurahan Ujuna, Kelurahan Besusu Timur, dan Kelurahan Tondo.

“Banyak unit yang tidak menyala mulai dari awal pemasangan. Ironisnya lagi, ada beberapa titik unit PJUTS terkesan pemasangannya asal-asalan, seperti baut/mur yang terpasang di dasar sebagai penyangga tiang berdiri yang seharusnya terpasang 4 baut sebenarnya hanya ada 2 baut yang terpasang. Ini bisa berbahaya untuk keselamatan warga sekitar karena secara teknis tiang PJUTS tersebut tidak terpasang kokoh,” tulisnya.

Sosok yang akrab disapa Kimung ini mengatakan, warga telah beberapa kali mengajukan keberatan kepada perwakilan PT Wika di Kota Palu.

“Dari Desember pascapemasangan warga mengeluh, tapi sampai sekarang tidak ada respon positif dari PT Wika. Selalu setiap warga menyampaikan pendapatnya, dikatakan oleh pihak perwakilan bahwa pernyataan tersebut sudah disampaikan kepada pimpinan PT Wika di kantor pusat,” jelasnya.

Dan hal ini telah berulang kali disampaikan dan jawaban pelaksana lapangan PT WIKA pun tetap sama yakni sudah disampaikan ke pimpinan tanpa ada kapan unit PJUTS tersebut diperbaiki,” tegasnya.

Koordinator Forum Warga Kota Palu mempertanyakan tanggung jawab PT Wika terkait proyek Penerangan Jalan Umum Tenaga Surya (PJUTS) yang dikerjakan khususnya Kota Palu. Karena pasca pemasangannya Desember 2021, tak bisa menyala alias padam (Foto-red)

Karena itu, kata Kimung, meminta meminta Komisi VII DPR RI dan Kementerian ESDM untuk dapat mendorong dan mendesak pelaksana proyek PJUTS yakni PT.WIKA untuk segera melaksanakan pekerjaan pemasangan PJUTS di Sulawesi Tengah, khususnya di Kota Palu.

“Kami ingin PT Wika mengerjakan proyek PJUTS secara profesional dan bertanggung jawab.Karena berdasarkan informasi, proyek pemasangan PJUTS tersebut termasuk anggaran pemeliharaan dalam jangka waktu tertentu. Jangan sampai kesan yang ditimbulkan bahwa unit PJUTS yang disiapkan oleh pelaksana yakni PT.Wika adalah unit abal-abal atau unit yang tidak sesuai spesifikasi yang tertuang dalam kontrak yang ada,” jelasnya. (Yusuf Bj)

(INUM-CP/RED)

Tinggalkan komentar